Tahun 2026 sudah berjalan empat bulan, dan sepertinya bulan April menjadi bulan yang paling sibuk buat saya. Baik urusan kantor, keluarga, sampai beberapa proyek di luar kantor terjadi pada bulan April. Untuk urusan kerjaan, ada dua agenda besar yang terjadi pada bulan April ini, mulai dari wisuda ITB sampai konser Dilan ITB 97.
Seperti biasa, untuk urusan
wisuda saya menjadi petugas untuk pengambilan toga dan meliput acara wisuda itu
sendiri (liputannya bisa baca di sini), sedangkan untuk konser Dilan sebenarnya persiapannya sudah dimulai sejak
akhir Maret lalu, di mana saya diminta membuatkan proposal konser hingga
menjembatani antara pihak kantor dengan vendor produksi dan manpower. Baik
wisuda ataupun konser semuanya berjalan lancar dan menyenangkan, dan juga
plusnya membuat saya punya tambahan penghasilan, baik dari lembur ataupun
persenan hahaha.
Lalu menarik juga dicatat ketika saya diminta teman saya menggawangi media musik yang dia buat, di mana saya terlibat di dua program di media tersebut. Menjalani ini, saya seperti diingatkan oleh mimpi lama yang urung tercapai ketika saya dulu bekerja di sebuah media musik juga. Ide ini tidak sempat terealisasikan, sampai perlu waktu delapan tahun hingga akhirnya bisa terwujud pada tahun 2026 ini.
Selain itu, yang bisa saya tulis di sini, seperti biasa, adalah momen-momen bersama keluarga, mulai dari berenang bareng Ammar & Nadja, Ammar pergi kemping, pergi ke science centre, sampai menemani Nadja menjajal sepeda barunya. Ngomongin soal momen bareng keluarga, sebenarnya selain untuk senang-senang, juga lebih kepada agar Ammar dan Nadja bisa mengingat momen bersama papa mamanya, sebelum akhirnya mereka tumbuh dewasa dan menemukan dunianya sendiri.
Untuk pertama kalinya Ammar kemping gak bareng papa mama nya
Selebihnya, ada beberapa rencana pada bulan Mei mendatang, seperti merampungkan buku Dudung dan Maman, karya teman saya, Edi. Di buku tersebut saya dipercaya menjadi editor pengembang, seperti yang juga saya kerjakan untuk bukunya Len Koil. Agak enggak enak sebenarnya, karena buku itu sedikit molor akibat saya terlalu banyak kerjaan pada bulan April ini, jadi urusan buku sedikit keteteran. Dan di jam-jam rawan deadline ini saya malah menulis di blog, bukan lantas membereskan buku tersebut hahaha.
Nonton bioskop mini di Science Centre Soreang, Kab. Bandung
Lepas dari itu, tentunya saya
bersyukur atas semua yang saya jalani, atas segala kesalahan, kesenangan, dan
pelajaran yang bisa saya petik untuk menjadikan diri saya lebih baik lagi ke
depannya. Karena tentu saja kesempatan yang besar akan hadir ketika saya sudah
siap dengan diri saya. Ya, semoga saja semua proyek, kerjaan, dan kebersamaan
bersama keluarga bisa berjalan beriringan dengan menyenangkan. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar