Senin, 29 Juni 2026

MELIPUT PAMERAN MAHASISWA TPB FSRD ITB

Sabtu dan Minggu, 27-28 Juni 2028, mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB 2025 menggelar Amorvia 2026, sebuah pameran karya akademik yang sekaligus menjadi perayaan kreativitas lintas disiplin. Acara berlangsung selama dua hari di Gedung Serba Guna ITB Jatinangor, menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan unsur seni, desain, hiburan, serta interaksi langsung dengan pengunjung.

Hari pertama Amorvia dibuka dengan parade dan penampilan dari mahasiswa TPB FSRD ITB 2025 yang menjadi pembuka sekaligus penanda dimulainya pameran. Pengunjung disuguhi suasana seru khas pasar kreatif melalui Amomart, area yang menjual berbagai produk hasil karya mahasiswa. Di sela-sela itu, kegiatan Stamp Hunt dan beragam permainan turut menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin terlibat lebih aktif. Instalasi interaktif dan projection mapping menambah dimensi visual pada hari pertama, menghadirkan pengalaman ruang yang lebih imersif. Salah satu sorotan hari itu adalah workshop Petri Dish Art, sebuah lokakarya yang mengangkat seni dengan media tak lazim berupa cawan petri (wadah kaca bundar kecil yang biasa dipakai di laboratorium untuk membiak bakteri atau jamur), sekaligus menjadi simbol dari tema Amorvia yang menyentuh dunia mikro dan kehidupan.


Memasuki hari kedua, Amomart dan rangkaian permainan kembali hadir untuk menyemarakkan suasana, kali ini berdampingan dengan NVD Project, sebuah karya yang menambah variasi instalasi visual di lokasi. Instalasi interaktif dan Stamp Hunt juga kembali digelar, memberikan kesempatan lebih luas bagi pengunjung yang belum berkesempatan mencobanya di hari sebelumnya. Pemutaran film Amorvia kembali ditayangkan, melengkapi pengalaman menonton bagi pengunjung yang baru hadir di hari kedua. Sebagai pelengkap, workshop Terrarium mengajak peserta belajar merangkai ekosistem mini dalam wadah kaca, sejalan dengan nuansa alam dan kehidupan yang menjadi benang merah acara. Talkshow turut digelar untuk memberikan ruang diskusi dan wawasan tambahan, sementara gigs musik menjadi penutup yang menghidupkan suasana.

Salah satu karya yang menarik perhatian pengunjung adalah instalasi NVD Project, hasil garapan kolektif mahasiswa TPB jurusan Narasi Visual Digital (NVD) angkatan 2025. ITB Press berkesempatan mewawancarai Muhammad Evan Ababil Sutresna, atau akrab disapa Abil, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan karya tersebut.

Abil menjelaskan bahwa instalasi tersebut secara konsep menggambarkan ruangan seorang anak TPB FSRD, lengkap dengan suasana berantakan dan tumpukan bekas karya yang menjadi ciri khas keseharian mahasiswa jurusan tersebut. Sebagai angkatan NVD yang berfokus pada ranah digital, ia dan rekan-rekannya ingin mengeksplorasi ulang karya-karya nirmana yang pernah mereka buat sebelumnya. Pendekatan itu diwujudkan melalui pemanfaatan projection mapping untuk memperluas visual karya fisik agar seolah keluar dari bentuk aslinya. Salah satu nirmana yang dipajang merupakan karya fisik asli, namun kemudian dianimasikan menggunakan proyektor sehingga visualnya dapat melampaui batas kanvas.

Amorvia 2026 menjadi bukti bahwa karya akademik mahasiswa TPB FSRD ITB 2025 tidak hanya berhenti di ruang kelas, melainkan dapat dihadirkan dalam bentuk pengalaman yang dapat dinikmati publik secara langsung. Melalui kombinasi pameran, instalasi, workshop, dan pertunjukan, acara ini berhasil menunjukkan keberagaman eksplorasi kreatif generasi baru FSRD ITB. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar