Jika sebelumnya, di media tempat saya bernaung lama, keseharian saya nyaris selalu berkisar pada dunia musik, dari mulai rilis album, konser, sampai wawancara musisi, di ITB Press medan liputan terasa jauh lebih luas. Dan salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika saya berkesempatan meliput rangkaian acara Kelana Wayang Potehi dalam CapCipCup Fest (digelar dari tanggal 15-30 Januari 2026-red) di Tjap Sahabat, Cibadak.
Wayang Potehi bukan sesuatu yang
dekat dengan keseharian saya. Saya tahu ia bagian dari tradisi Tionghoa, pernah
melihat sepintas, tapi belum pernah benar-benar menyelami dunia di baliknya.
Begitu masuk ke ruang pameran “Budaya Bertutur Visual”, kesan pertama yang
muncul justru rasa hangat: ruang kecil di lantai dua, dipenuhi karya, boneka,
instalasi, dan orang-orang yang datang dengan latar belakang berbeda. Tidak
terasa seperti pameran yang kaku, melainkan ruang temu yang hidup.
Home


